Bisnis Thrift Shop di Indonesia 2026

25 Juni 2026

Bisnis Thrift Shop di Indonesia 2026: Peluang dan Tantangan

Dipublikasikan: 25 Juni 2026

Tren thrifting atau berbelanja pakaian bekas impor semakin populer di Indonesia. Generasi Z dan milenial menganggap thrifting sebagai cara berbelanja yang ramah lingkungan dan hemat, serta memberikan kesempatan mendapatkan merek terkenal dengan harga terjangkau. Komunitas thrifter Indonesia terus bertambah di berbagai kota.

Modal awal bisnis thrift shop berkisar Rp5-15 juta, tergantung skala. Biaya utama meliputi pembelian stok dari pemasok, sewa tempat, dan promosi awal. Untuk bisnis online, modal bisa lebih kecil karena tidak memerlukan biaya sewa toko fisik.

Regulasi impor baju bekas perlu mendapat perhatian. Pemerintah melalui Permendag terbaru mengatur secara ketat impor pakaian bekas. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa NIB sebagai legalitas usaha tidak terkait dengan pajak dan justru bermanfaat untuk akses pembiayaan serta peningkatan kepercayaan konsumen.

Tips memulai: pilih pemasok baju bekas yang terpercaya, kurasi barang dengan teliti, foto produk dengan gaya yang konsisten di media sosial, dan tawarkan layanan try-on di tempat untuk toko fisik.

Kelola Thrift Shop dengan Tatta Business

Catat setiap item thrift dengan SKU unik, kelola stok berdasarkan kategori, dan pantau penjualan online dalam satu sistem POS. Coba gratis →